Tak perlu tertawa bersama untuk membuatku sadar betapa aku peduli padamu. Karena ternyata, hanya dengan memandang tawamu dari kejauhan, aku sudah merasa cukup adil dan bahagia.
The dream is just ahead of the tears, A flower from the smile after the tears stop, The bud that did its best will bloom before long... The dream is amidst the sweat, I'm always waiting for it to spout out, Until one day, for sure, The wish comes true ^_^
Senin, 08 Agustus 2016
Rabu, 03 Agustus 2016
Ra la la
Ra la la bagaimana kalau semua yang kamu inginkan cuma ada di kepalamu?
Untuk orang sepertiku, bermimpi tentang mu sudah lebih dari cukup. Aku tak pernah berharap lebih. Aku tak pernah punya keberanian untuk jujur.
Seakan aku selalu merasa ingin ditelan bumi. Apa pun yang kulakukan selalu salah. Berujung pada penyesalan.
Aku sudah dewasa. Tapi aku juga masih terlalu kecil. Aku belum pernah merasa apa yang orang lain rasa. Memiliki orang yang dicintai dan mencintai.
Aku hanyalah aku sang pemimpi.
Apa aku sebegitu inginnya? Ah, berbicara saja aku tak akan sanggup. Seakan tak akan pernah mungkin untukku.