Senin, 27 April 2015

Tak beralasan

Aku menentukan nilai untuk diriku sendiri. Terlepas dari nilai orang lain. Ketika aku dicerca, disindir, atau diremehkan bohong kalau bilang tidak sakit hati.

Aku temukan kebahagiaan itu di hatiku. Terlepas dari tekanan dan pandangan orang lain. Pernah sekali aku berpikir mengapa jalan pikiranku berbeda? Apa aku memang telah menyerah dari nilai yang telah ditentukan orang lain?

Aku masih muda, tidak perlu merisaukan banyak hal. Hanya terus berusaha meski terus gagal. Berjalan dengan kecepatanku sendiri. Menuju tujuanku sendiri.

Mimpiku tidak besar menurut orang lain. Bukan karena aku takut bermimpi. Hanya saja aku tidak ingin direpotkan banyak hal.

Saat menulis ini aku bertanya-tanya apakah aku sepengecut itu? Mau jadi apa aku nanti?

Kamis, 23 April 2015

Aneh

Sepoi-sepoi angin di luar. Di atasku bintang-bintang itu masih bersinar terang. Tapi, sekarang berbeda. Di bawahku ada pula bintang-bintang kecil. Ya, aku ada di ketinggian 1726 mdpl. Cita-cita yang telah lama ku ingini. Sedikit lebih dekat dengan sang langit.

Aku bahagia. Senyum di wajahku belum bisa hilang sedari tadi. Tapi, aku merasa ada yang aneh dengan diriku. Hatiku ku rasa kosong. Entahlah. Apa yang telah terjadi?