Seperti waktu yang tak mampu kuhentikan dan terus berjalan,
Seperti langkah kaki
tanpa jejak,
Dan seperti mimpi,
Seolah seperti bukan
apa-apa,
Tapi, nyatanya, hati
terus bergerak dan meratap,
Sesuatu telah dicuri,
oleh seseorang yang bahkan enggan atau malah tak pernah tau kalau dia telah
mengambilnya..
Darimana aku belajar
semua ini? Yang bahkan dulu aku tak pernah tahu bahkan tak mau tahu.
Benar,
Ternyata benar bahwa
semua yang terjadi tak pernah terduga,
Mengetuk hatiku
lembut, ketika aku membukanya, ia menghilang, dan meninggalkanku dalam keadaan
bertanya-tanya apa yang telah terjadi.
Aku merasa konyol pada
diriku sendiri dan apa yang hatiku cari,
Tapi, aku terus
menghindar, seolah itu adalah keahlianku.
Bukankah harusnya aku
bahagia?
Orang bilang jika
sesuatu datang pada hatimu dan kau mulai merasa rindu maka kau akan merasa
seperti memiliki dunia, seolah semua hal mampu membuatmu bahagia.
Tapi, lihatlah diriku,
aku tak bahagia, bahkan sekarang aku menangis.
Apa itu artinya aku
tak merasakan hal yang orang-orang bilang?
Sesaat, seperti aku
ingin bahwa kau selalu ada,
Tapi, lebih lama lagi
aku ingin kau pergi dan tak meninggalkan apapun untukku.
Apa ini nyata?
Merasakan dua hal
dalam satu keadaan?
Kemudian aku tertawa,
sekali lagi merasa bahwa ini sangat lucu.
Benar, ini bukan
diriku,
Maka akan kutinggalkan
dan serpihan itu akan kubiarkan terbang terbawa angin,
Untuk orang sepertiku,
yang bahkan merasa tak pantas membiarkanmu mengetuk meski sangat pelan, ini
sudah terlalu mampu membuatku bingung.
Haaa… katakan apa yang
sedang terjadi dan pasti aku tertawa,
Aku jatuh cinta!
Katakan sekali lagi
dan pasti aku akan tertawa sangat keras.
Aku jatuh cinta!
Hahahahaha……
Baby, I’m in love with
you..
Hahahaha…
Hiks, hiks, hiks…
Ini salah,
awalnya aku merasa
sedih, lalu, sekarang bahagia, dan kemudian sedih lagi.
Apa benar aku mampu
merasakan hal-hal seperti itu?
Ah, andaipun iya, tak
ada yang bisa aku lakukan,
Hanya bisa menghindar
dan berharap ini semua tidak nyata,
Lari dan terus
berlari…
Meski sesuatu yang
telah dicuri terus meminta untuk dikembalikan,
Sesuatu yang ada di
hati ini, sesuatu yang tak pernah aku rasakan sebelumnya, sesuatu yang
membuatku bahagia dan juga hancur berkeping-keping.
Ahhh, aku pasti sudah
gila!
untuk dirimu,
seseorang
yang telah mencoba mengetuk pintu hatiku,
kemudian
pergi dengan tiba-tiba,
seperti
mobil yang hanya ‘numpang lewat’ dalam kehidupanku,
sesuatu
seperti dirimu…
yang
meyakinkan dan menyadarkanku bahwa hatiku begitu rapuh olehmu,
bahwa
setiap waktu teringat dengan namamu..
yang
membuatku menganga tanpa berkata apa-apa,
aku
berterima kasih,
dengan
kau yang mencuri sesuatu yang berharga untukku,
yaitu
hati dan perasaanku,
terima
kasih, atas perasaan yang mampu aku rasakan dengan mengingatmu,
perasaan
seperti ‘risih’ ketika aku mendengar nama bahkan melihatmu,
perasaan
seperti ingin bertemu tapi selalu kututupi dengan tingkahku yang aneh..
terima
kasih atas perasaan-perasaan yang tak pernah aku rasakan sebelumnya,
perasaan
akan kenangan indah yang terasa,
meski
cuma sesaat, tapi, akan aku simpan sedemikian rapi, hingga tidak ada satu
orangpun yang mengetahuinya..
aku
janji padamu takkan pernah ada yang mengetahuinya sampai takdir menuntunku dan
berkata “ini yang terjadi”
karena
aku..
wanita
yang sedang jatuh cinta padamu…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar