Semua tentangmu membuatku berpikir tentang masa lalu. Tentang cerita yang agaknya milik kita. Atau hanya sekadar milikku sendiri.
Aku bahagia saat kau bahagia. Kata-kata itu yang terus kukatakan pada diriku sendiri. Tapi, ternyata aku sadar. Aku tidak tulus mengatakannya. Kata-kata itu adalah kata-kata yang menghiburku, membuatku merasa yakin bahwa aku tidak terluka karena mencintaimu. Kata-kata itu adalah keegoisanku yang paling nyata.
Dan barangkali sekarang saat melihatmu bahagia, aku tersenyum meski hatiku masih menangis. Aku merindukanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar